Menurut Plotnik (2005) psikologi merupakan studi yang sistematik dan ilmiah tentang perilaku dan proses mental (“Pscyhology is the systematic, scientific study of behaviors and mental processes”). Ini merupakan pengertian terbaru yang dikemukakan oleh plotnik. Ilmu psikologi erat kaitannya dengan bidang ilmu lain seperti ilmu bahasa, agama, filsafat dan salah satu bidang ilmu yang tidak bisa luput dari psikologi yakni MATEMATIKA.
Psikologi memang ilmu yang mempelajari tentang perilaku manusia dan mungkin kita menganggap tidak ada kaitannya dengan ilmu matematika. Namun kalau kita lihat dari hal yang paling sederhana saja bagaimana matematika berperan dalam penelitian psikologi dan psikotes yang menentukan hasil IQ kita.
Contoh penerapan matematika dalam penelitian psikologi salah satunya yang paling sederhana adalah penggunaan diagram. Diagram dapat memberikan informasi data penelitian dengan cepat dan dalam bentuk yang ringkas. Dibawah ini merupakan contoh diagram dalam bentuk kurva yang dibuat oleh seorang peneliti psikologi bernama crow dan crow dalam penelitiannya mengenai intelegensi.
![]() |
Dalam psikotes pun kita dapat menemukan soal geometri atau bangun ruang dan logika matematika. Jadi tidaklah salah kalau matematika dan psikologi memiliki hubungan yang cukup erat, melihat dari perannya yang sangat penting dalam ilmu psikologi.
